Bukan Sekadar Tren, Ini Alasan Baja Ringan Jadi Primadona Konstruksi Modern
Dunia konstruksi terus bergerak maju. Material bangunan tak lagi hanya soal “yang penting kuat”, tetapi juga harus efisien, tahan lama, dan minim risiko. Di tengah perubahan ini, baja ringan muncul sebagai solusi yang semakin diminati.
Bukan tanpa alasan, ada beberapa faktor kenapa baja ringan kini seharusnya menjadi pilihan utama di era konstruksi modern.
Saat Rangka Konvensional Jadi Sumber Masalah
Dulu, kayu adalah andalan rangka atap. Namun seiring waktu, berbagai persoalan mulai muncul beberapa masalah, seperti rayap yang datang karena iklim tropis membuat kayu rentan diserang hama ini. Panas dan hujan pun mempercepat penurunan kualitas kayu, bahkan terjadi pelapukan.

Ilustrasi rangka atap kayu yang lapuk
Harga kayu berkualitas juga semakin mahal. Apalagi dengan stok yang terbatas ini, membuat harganya terus meningkat. Selain itu, perawatan rutin, misalnya seperti pengaplikasian obat anti rayap, juga membutuhkan tambahan biaya.
Baja Ringan Jadi Solusi untuk Konstruksi Modern
Baja ringan bukan sekadar alternatif, melainkan juga sebagai peningkatan dari sistem rangka konvensional. Ada beberapa alasan mengapa material ini jadi solusi, di antaranya sebagai berikut.
- Anti rayap dan tidak mudah lapuk
Material berbasis baja membuatnya tidak bisa dimakan rayap dan tidak membusuk.
- Kuat dengan bobot minimal
Meski ringan, baja ringan memiliki kekuatan tarik tinggi dan mampu menopang beban atap secara optimal.
- Tahan karat
Produk berkualitas dilapisi coating Aluminium-Zinc (AZ), untuk meningkatkan ketahanan terhadap korosi maupun karat.
- Presisi
Diproduksi secara fabrikasi dengan ukuran yang seragam, sehingga pemasangan lebih rapi dan terukur.
- Instalasi lebih cepat
Bobot ringan memudahkan proses angkut dan pemasangan, sekaligus menghemat waktu proyek.
- Efisien
Baja ringan juga minim perawatan, karena sudah dilapisi dengan AZ yang melindunginya dari korosi. Hal ini juga membuat masa pakainya lebih lama, sehingga dapat mengurangi biaya renovasi bangunan.
Fleksibel untuk Hunian hingga Bangunan Komersial

Ilustrasi atap baja ringan diaplikasikan pada rumah
Keunggulan baja ringan tidak terbatas pada satu jenis bangunan saja. Material ini cocok digunakan untuk berbagai jenis bangunan, contohnya seperti:
- Rumah tinggal. Baja ringan bisa diaplikasikan untuk hampir semua elemen pada hunian, misalnya rangka atap, panel atap, rangka plafon, rangka partisi, hingga dak lantai.
- Ruko. Struktur ringan membantu efisiensi konstruksi.
- Gudang dan bangunan komersial Baja ringan juga ideal untuk bangunan dengan bentang yang lebih luas.Namun, konsultasi dengan kontraktor dan pihak terkait perlu dilakukan agar tidak terjadi kegagalan konstruksi.
Jadi, baik proyek kecil maupun besar, baja ringan memberikan kestabilan struktur yang bisa diandalkan.
Baca juga: Talang Rumah Cepat Berkarat? Kenali Penyebab Endapan Air dan Cara Mengatasinya
Pilih yang Bukan Asal Baja Ringan
Ketika memilih baja ringan, kualitas adalah kunci. Pastikan produk yang digunakan telah memenuhi standar dari Badan Standardisasi Nasional (BSN) melalui sertifikasi SNI (Standar Nasional Indonesia). Pasalnya, dengan baja ringan yang ber-SNI, keamanan dan kualitas bangunan menjadi lebih terjamin.
Seperti Baja Ringan KS Krakatau Steel, yang bukan hanya menggunakan bahan baku ber-SNI. Produk ini juga berkomitmen untuk mempertahankan kualitas dengan memberikan 7 kepastian, di antaranya:
- Pasti CRC dari PT Krakatau Steel
- Pasti menggunakan BjLAS dari ZINIUM®
- Pasti ber-SNI 8399:2017 (produk C75+ dan reng asimetris)
- Pasti memakai bahan ber-SNI 4096:2007
- Pasti AZ 100 (untuk produk dengan ketebalan >/=0,3mm), dan material G550 untuk kanal C serta reng asimetris
- Pasti presisi dengan ketebalan dan dimensi akurat
- Pasti jaminan bermutu


