KENCANA Group Bangun Leadership Adaptif untuk Perkuat Kinerja Tim
KENCANA Group menggelar pelatihan “How to Be a Better Coach: Unlocking People’s Potential” pada 27–28 Agustus 2026 di Sunrise Hotel, Mojokerto. Pelatihan ini membekali peserta dengan pendekatan coaching untuk mengembangkan leadership yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada solusi.
Sebagai bagian dari KENCANA Group, PT Kencana Baja Trada (KBT) turut mendukung pengembangan kualitas SDM tersebut. Kemampuan berkomunikasi, mengambil keputusan, dan bekerja secara kolaboratif menjadi modal untuk membangun tim yang lebih siap menghadapi perubahan maupun kebutuhan pelanggan.
Dari Memberi Arahan hingga Memberdayakan Tim

Pelatihan Leadership KENCANA Group
Salah satu materi yang dibahas adalah perbedaan antara training, mentoring, dan coaching. Dalam pendekatan coaching, seorang leader tidak selalu menjadi sumber jawaban, tetapi membantu anggota tim memahami situasi dan menggali solusi melalui kemampuan yang mereka miliki.
Peserta juga mempelajari empat fondasi coaching, yakni empathy, trust, active listening, serta powerful questions. Ketiganya membantu membangun komunikasi yang lebih terbuka dan mendorong anggota tim terlibat aktif ketika menghadapi persoalan.
Sujatno T, menjelaskan bahwa pelatihan ini memberikan metode yang dapat membantu peserta menjalankan praktik coaching secara lebih terstruktur.
“Material coaching ini untuk menstrukturkan apa yang telah mereka lakukan, sehingga perlu diberikan metode-metode yang lebih baik supaya coaching-nya itu berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Bagi KBT, pola pikir tersebut dapat membantu membangun tim yang semakin mandiri dalam mengevaluasi situasi dan mencari solusi. Kemampuan ini menjadi penting agar organisasi dapat bergerak lebih sigap ketika menghadapi kebutuhan yang terus berubah.
Baja juga: Happiness at Work Jadi Bekal KENCANA Group Bangun Budaya Kerja Lebih Produktif
Adaptif terhadap Perbedaan, Terbuka terhadap Solusi
Kemampuan memahami karakter menjadi bagian lain yang dipelajari peserta. Setiap individu memiliki cara berkomunikasi dan merespons situasi yang berbeda sehingga leader perlu mampu menyesuaikan pendekatan dengan tetap menjaga tujuan bersama.
Safira, peserta Management Trainee Batch 5 dari bidang Finance, melihat materi tersebut sebagai salah satu insight penting dalam pelatihan.
“Saya jadi tahu ternyata tipe-tipe orang di sini itu beda-beda, dan bagaimana kita menghadapi orang juga beda-beda. Nggak bisa pakai perlakuan yang seadanya,” ungkap Safira.
Peserta juga mengikuti permainan Lost in Space untuk melatih logika, pengambilan keputusan, dan kemampuan menghadapi situasi baru. Simulasi tersebut mendorong peserta untuk keluar dari kebiasaan berpikir lama dan mempertimbangkan alternatif yang berbeda.
Keterbukaan terhadap perspektif baru turut relevan bagi KBT dalam membangun kolaborasi. Tim dapat melihat persoalan dari sudut pandang yang lebih luas sekaligus meningkatkan kemampuan memahami kebutuhan pelanggan dan perkembangan pasar.
Memperkuat Talenta untuk Mendukung Pertumbuhan KBT
Kualitas organisasi berkaitan erat dengan kemampuan orang-orang di dalamnya untuk terus berkembang. Tim yang mampu berkomunikasi dengan baik, mengambil inisiatif, dan menyelesaikan persoalan dapat membantu perusahaan bekerja lebih efektif dan adaptif.
Kencana Baja Trada turut membawa semangat pengembangan SDM yang dibangun KENCANA Group untuk memperkuat kualitas perusahaan dari dalam. Talenta yang semakin adaptif dan kolaboratif dapat mendukung KBT dalam menghadirkan produk yang kompetitif, solusi yang relevan, serta pelayanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan pelanggan.
Dengan pengembangan leadership yang berkelanjutan, KBT memperkuat fondasi untuk terus bertumbuh sekaligus memberikan nilai yang semakin baik kepada pelanggan.***

